Google+

Jaringan Local Area Network (LAN)

11

November 10, 2007 by Isybel Harto

 

 

Dalam membahas jaringan selalu ada tiga komponen yang penting yang perlu dimengerti yaitu :

  1. Host atau node
  2. Link
  3. Perangkat Lunak (Software)

Host atau Node (Simpul)

Host atau node (simpul) adalah system komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima dari data yang dikirimkan. Local host adalah sistem komputer yang dapat diakses oleh pemakai tanpa melalui jaringan, sedangkan remote host adalah sistem komputer yang hanya dapat digunakan melalui jaringan. Baik local maupun remote host dalam jaringan disebut sebagai simpul.

Link

Link adalah media komunikasi yang menghubungkan antara node yang satu dengan node yang lain. Media ini berupa saluran transmisi misalnya kabel.

Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak (software) adalah program yang mengatur dan mengelola jaringan secara keseluruhan. Program ini terdapat baik di sistem komputer sebagai sumber data maupun di sistem komputer sebagai penerima data. Disamping itu software juga memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer lain, karena sama seperti manusia hanya bisa berkomunikasi bila memiliki bahasa yang sama. Software-lah yang terutama melakukan hal tersebut (ini dikenal dengan istilah “protocol”). Ketiga komponen tersebut tadi harus ada untuk membentuk suatu jaringan.

 

Komponen-komponen Dasar LAN

Beberapa komponen dasr yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai berikut :

  1. Workstation
  2. Server
  3. Client
  4. Link (Hubungan)
  5. Transceiver
  6. Network Interface Card (Network Controller)
  7. Software Network

1 Workstation

Karena LAN terutama dikembangkan di sunia PC maka banyak istilah yang berhubungan dengan PC. Dalam istolah jaringan maka workstation sebenarnya adalah node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem komputer tersebut dapat merupakan sistem kmputer yang paling sederhana yaitu PC atau dapat juga suatu sistem komputer yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.

User atau pemakai berhubungan dengan jaringan melalui workstation dan juga saling berkomunikasi seperti saling bertukar data. User juga melaksanakan (run) program aplikasi pada workstation. Program tersebut dapat bekerja tersendiri di workstation tersebut (stand-alone) atau dapat juga menggunakan jaringan, misalnya untuk saling berbagi informasi dengan workstation atau user lain.

2 Server

Sesuai dengan namanya ini adalah hardware atau perangkat keras yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut. Software yang mengelola jaringan berjalan (run) pada server. Pada umumnya sumber daya (resources) seperti misalnya printer, disk, plotter, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan bekerja pada server.

Bergantung pada jenis pelayanan yang dikehendaki maka dikenal antara lain disk server, file server, yaitu disk storage digunakan secara bersama oleh beberapa workstation. Jenis yang lain yaitu print server, yaitu printer digunakan secara bersama. Perlu diperhatikan bahwa suatu server seringkali dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus.

Server dapat berupa sistem komputer yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut, sehingga ia tidak dapat digunakan sebagai workstation, karena baik secara hardware maupun software ia berfungsi mengelola jaringan.

Tetapi ada juga server yang sebenarnya berupa workstation dengan disk drive yang cukup besar kapasitasnya. Dalam hal ini server tersebut dapat digunakan juga sebagai workstation oleh si user/pemakai.

3 Client

Sebuah workstation umumnya berfungsi sebagai client dari suatu server, karena memang workstation akan menggunakan fasilitas yang diberikan oleh suatu server. Jadi server yang melayani, sedangkan client yang dilayani.

Baik server maupun client dalam jaringan dikenal sebagai node.

4 Link (Hubungan)

Workstation dan server tidak dapat berfungsii apabila peralatan tersebut secara fisik tidak saling dihubungkan. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai media transmisi yang umumnya berupa kabel.

Disamping itu terdapat peralatan pelengkap yang pada dasarnya berguna untuk memperpanjang jarak capai hubungan jaringan tersebut seperti misalnya repeater, bridge, gateway, dan sebagainya.

5 Transceiver

Perangkat keras yang menghubungkan workstation atau sistem komputer dengan media transmisi misalnya kabel koaksial (coaxial cable) pada LAN Ethernet. Jadi workstation tidak langsung dihubungkan tetapi melalui transceiver dan kabel transceiver (maksimum 50 meter) ke coaxial cable tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa untuk Ethernet diperlukan terminator pada ke dua ujung kabel agar sinyal yang melalui kabel tersebut berjalan dengan baik.

6 Network Interface Card (Network Controller)

Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan ataupun dengan transceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol yang berhubungan dengan hardware. Rangkaian ini disebut Network Interface Card atau Network Controller. Network Controller ini berbeda-beda untuk setiap jenis LAN, tetapi memang ada controller yang rangkaiannya dirancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk lebih dari satu jenis LAN.

7 Software Network

Software ini sangat penting dan mutlak, karena tanpa software maka jaringan tersebut tidak akan berfungsi sehingga workstation dan server tidak dapat bekerja sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain. Bagus tidaknya suatu LAN sangat ditentukan oleh bagus tidaknya software yang mengelola jaringan tersebut.

 

Jenis LAN dapat dilihat dari beberapa hal :

Media Transmisi

Metode Transmisi

Topologi

Metode Akses

 

Media Transmisi

Jenis media yang paling banyak digunakan untuk suatu local area network adalah sebagai berikut :

  1. Twisted Pair
  2. Kabel Koaksial (Coaxial Cable)
  3. Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable)

Metode Transmisi

Jenis jaringan juga dapat dibedakan berdasarkan

metode trnsmisi yang digunakan dalam pengiriman yakni

1. Baseband

2. Broadband

Topologi

Jenis jaringan juga dapat dibedakan atas bagaimana system atau node yang satu dihubungkan dengan sitem atau node yang lain atau berdasarkan topolginya, yakni :

  1. Ponit to point
  2. Star
  3. Ring
  4. Bus
  5. Tree

Metode Akses

Yang dimaksud dengan metode akses atau metode pengambilan data oleh system dari jaringan adalah bagaimana atau cara system menggunakan jaringan secara bersama.

  1. CSMA / CD
  2. Token Passing

Perangkat LAN

1. Repeater

2. Hub

3. Bridge

4. Switch

5. Router

6. Access Point

7. Gateway

Advertisements

11 thoughts on “Jaringan Local Area Network (LAN)

  1. nah, bedanya router ama gateway apa yah? 😛

  2. isybel harto says:

    Pada dasarnya Gateway adalah sebuah perangkat yang berfungsi sebagai gerbang penghubung antara 2 jaringan yang berbeda. Pada bidang Telekomunikasi Gateway merupakan gerbang penghubung (semisal converter) antar 2 Teknologi yang berbeda Misal: X.25 dengan IP, GSM dengan IP, CDMA dengan PSTN dan lain-lain. Namun, dalam dunia jaringan komputer Gateway seringkali disamakan dengan Router karena fungsinya adalah penghubung 2 NETWORK yang berbeda. Jadi terserah anda memaknai arti Gateway itu.

  3. yup! router adalah gateway… gateway belom tentu router 😛

  4. ata says:

    thanx atas infonya ya

  5. Endrik says:

    Info muantabbbS
    Thanks..!

  6. helly says:

    makasi!!!!!!!!

  7. mujibullah says:

    bagaimana membangun jaringan LAN di kantor yang berlantai 3, dengan setiap lantainya terdiri dari 5 komputer?dimana kita tempatkan server dan topologi yang akan kita gunakan…

  8. fahrurrozi says:

    alow akang…q gi butuh judul wat tugas akhir ne..akang da ide ga??

  9. GFGFF says:

    ide ga??

  10. kang sus says:

    Tanya ya kang
    a. Kalau udah ada jaringan di kantor dengan 1 server, terus kita mau bikin lagi jaringan Divisi (Bagian) untuk orang-orang tertentu saja, apa bisa langsung ganti IP saja atau harus setting di server. Inginnya si KOmputer A bisa ke Jaringan KAntor, atau kalau perlu juga bisa ke JAringan Divisi/Bagian? tolong dijelasin…
    b.Selama ini LAN di KAntor koneksi untuk internet. Kalau kita mau bikin intranet dengan antarmuka pake Internet Explorer gimana caranya? Penginnya sich setiap user ke intranet dulu, baru disana ada fasilitas untuk konek ke internet? bisa nggak kang

    Trims

  11. chandra says:

    kang mau tanya nih!
    saya mau membuat koneksi komputer A dan B,saya udah set ip adress nya masing2 masing kom.kemudian saya cek dengan dos perintah nya “IPCONFIG”
    kok ga muncul yah alamat ip adressnya,yang keluar kok “media disconnect” yah?tapi kalau saya ping di “127.0.0.1” dia mau replay.gimana yah cara atasinya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Statistic

  • 66,000 hits

Publication

Event

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: