Google+

GSM

Leave a comment

September 20, 2007 by Isybel Harto

 

 

 

 

I. Global System for Mobile Communication

GSM merupakan salah satu trend teknologi seluler yang paling banyak dipakai pada saat ini. GSM merupakan teknologi seluler generasi kedua yang menggunakan teknologi modulasi digital., menyediakan kapasitas lebih besar, kualitas suara serta sekuritas yang lebih baik jika dibandingkan dengan teknologi seluler generasi pertama. Teknologi seluler generasi kedua ini menggunakan teknologi Time Division Multiple Akses (TDMA) sebagai “air interface”. Pada teknologi ini, suatu pita frekuensi tertentu yang lebih lebar dibagi-bagi ke dalam beberapa time slot. Hal ini berarti bahwa beberapa panggilan dapat menggunakan kanal frekuensi yang sama, tetapi pada suatu slot waktu yang berbeda-beda. Ada sekitar 250 system GSM yang beroperasi di hampir 105 negara. Di Amerika Utara, standar digital yang berbeda dikembangkan, dan dikenal dengan D-AMPS(IS-136). D-AMPS ini merupakan evolusi dari standar AMPS analog yang banyak digunakan di Amerika, Asia Pasifik dan beberapa area di Eropa Timur. Di Jepang, Standar digital yang dikembangkan adalah PDC. Ketiga standar inilah yang banyak dikembangkan dan mendominasi pasar sekarang ini. Meskipun ketiga standar ini menggunakn “air interface “yang sama, yaitu TDMA tetapi ketiga standar teknologi ini tidaklah kompatibel. Pelanggan GSM misalnya, dia hanya mampu melakukan panggilan bila berada pada jaringan GSM. Jika pada suatu saat si pelanggan tadii berada pada suatu daerah di mana tidak terdapat jaringan GSM melainkan jaringan D-AMPS, maka si pelanggan tadi tidak dapat melakukan panggilan.

II. Elemen pada GSM

Sistem GSM terdiri dari elemen-elemen penyususn dan juga system pensinyalan (signaling) dan antarmuka (interface) yang sudah distandarisasi. Pembagian jaringan GSM dapat dibedakan atas tiga subsistem yaitu:

  • BSS (Base Station Subsystem)
  • NSS (Network and Switching Subsystem)
  • OOS (Operation Subsystem atau Operation and Maintenance Subsystem)

beberapa bagian yang terdapat dalam GSM adalah:

BSC (Base Station Controller)—Dalam terminology GSM , suatu BSS adalah gabungan sebuah BSC dan semua BTS yang dikontrolnya .BSC berfungsi untuk memonitor dan mngkontrol sejumlah BTS.

BTS (Base Transceiver Station)—-Base transceiver Station terdiri dari perlengkapan radio yang diperlukan untuk mendukung sebuah sel.Tugas dari BTS adalah menjaga dan memonitor hubungan dengan MS

TCE (Transcoding Equipment)—Dengan adanya TCE maka frekunsi radio dapat digunakan secara lebih efektif..Dalam jaringan GSM suara ditransmisikan hanya 16 Kbps.(13 Kbps informasi suara dan 3 kbps informasi kontrol),sedangkan pada jaringan tetap(ISDN)biasanya digunakan standard transmisi 64 Kbps(PCM 8 bit).Tugas dari TCE antara lain adaptasi bit rate antara BSC dan MSC

MS (Mobile Station)—Pada umumnya terdapat tiga jenis MS untuk system komunikasi bergerak.Pertama adalah pesawat yang terhubung dengan kendaraan (vehicle mounterd).Kedua pesawat portable dan yang terakhir pesawat genggam (handheld).

NSS (Network and Switching Subsystem)—NSS terdiri dari fungsi yang diperlukan untuk menangani perintah-perintah penyediaan hubungan , proses , dan pelepasannya kembali (Fungsi switching/penyambungan )serta mekanisme pemrosesan basis data yang mendukungnya .

MSC (Mobile Switcing Centre)—MSC pada intinya adalah suatu peralatan switching , ekivalen dengan sentral digital(ISDN)ditambah dengan pengaturan mobilitas pelanggan .Fungsi utamanya adalah untuk koordinasi panggilan datang dari/ke pelanggan GSM termasuk fungsi call routing dan call control.

HLR (Home Location Register)—Adalah tempat penyimpanan dan administrasi pelanggan yang diperlukan untuk menyediakan service (ekivalen dengan sentral local pada jaringan tetap ).Fungsi dasarnya adalah untuk menyediakan referensi lokasi MS pada wilayah GSM

EIR (Equipment Identity Register)—Setiap pesawat GSM mempunyai nomor identitas yang dilakukan secara perangkat keras(IMEI).

AUC (Authentication Center)—Authentification Center memproteksi system GSM terhadap penggunaan illegal (oleh bukan pelanggan). Auc juga memproteksi system terhadap peyalahgunaan data pelanggan GSM

OOS (Operation SubSystem)—Bagian ini bertangung jawab terhadap system operation dan Maintenance system GSM .OOS adalah unit fungsi yang bertanggung jawab untuk memonitor dan mengkontrol system (totalitas semua elemen jaringan)dan mengkombinasikan semua fungsi yang diperlukan untuk menjaga konsistensi fungsional system secara global .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Statistic

  • 66,000 hits

Publication

Event

September 2007
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
%d bloggers like this: